Tujuan Pemeriksaan USG selagi Hamil Tiap Trimesternya

Tujuan Pemeriksaan USG selagi Hamil Tiap Trimesternya

Bagi calon ibu atau yang sedang program hamil tentu sudah tak asing bersama dengan pengecekan USG (ultrasonografi). Ya, alat ini bekerja lewat gelombang suara lewat jaringan, lantas dipantulkan dan dicitrakan dalam wujud gambar di layar monitor.

Adapun pengecekan USG terbagi jadi beberapa jenis: USG 2 dimensi (2D), USG 3 dimensi (3D), dan USG 4 dimensi (4D).
Pada pengecekan USG 2D, membuahkan gambar janin dalam wujud foto hitam putih. Untuk membaca hasilnya, perlu perlindungan penjelasan dari tenaga medis.
Sementara hasil foto USG 3D membuahkan gambar janin dalam wujud foto bersama dengan gambar yang lebih menyadari lagi, gara-gara janin digambarkan secara 3D. Tapi tentu saja untuk menyadari maksud dari foto perlu perlindungan tenaga medis.
Bagaimana bersama dengan USG 4D? Dengan perkembangan teknologi, keadaan janin digambarkan bisa bergerak secara real time. Selain itu, hasil gambarnya itu juga bisa disimpan dalam wujud rekaman CD (compact disc).
Dari ketiga type pengecekan USG ini, menurut dr Darrell Fernando, SpOG, pengecekan USG 2D merupakan standar utamanya, Moms. Sementara pengecekan USG 3D dan 4D kebanyakan dikerjakan sekiranya ada indikasi medis tertentu dan atas rujukan dokter.
Tujuan Pemeriksaan USG selagi Hamil Tiap Trimesternya (1) berbadan dua sehat
search
Perbesar
ilustrasi janin kelihatan terhadap hasil USG Foto: Shutterstock
Namun, apa pun type USG-nya, ibu hamil harus jalankan pengecekan ini. Menurut unggahan Instastory dalam laman Instagramnya dr. Darrell Fernando, SpOG menyebutkan setidaknya ibu hamil harus jalankan USG sebanyak 3 kali sepanjang kehamilan, Moms.

Lebih lanjut dirinya juga menyebutkan bahwa di tiap tiap pengecekan terhadap tiap trimester miliki fungsi dan tujuan yang berbeda-beda. Apa saja?
– USG ke-1 yang dikerjakan terhadap trimester 1 atau umur kandungan 11 hingga 13 minggu. USG pertama ini dikerjakan untuk menentukan umur kehamilan bersama dengan mengukur panjang janin dan juga letak kehamilan.
– USG kedua yang dikerjakan terhadap trimester 2 atau umur kandungan 18 hingga 21 minggu. USG kedua ini dikerjakan untuk skrining kelainan kongenital janin.
– USG ke-3 yang dikerjakan terhadap trimester 3 atau umur kandungan 30 hingga 37 minggu. USG ketiga ini dikerjakan untuk menentukan lokasi plasenta (apabila pada mulanya menutupi) kemudian anggota bayi yang ada di bawah (kepala/sungsang/lintang).
-USG ke-4 dikerjakan sekiranya kehamilan sudah lewat 41 minggu. Tujuannya untuk memandang keadaan bayi dan ketuban.
Tujuan Pemeriksaan USG selagi Hamil Tiap Trimesternya (2)
search
Perbesar
Ilustrasi foto USG Foto: Shutter Stock
Ini artinya, ibu hamil tak senantiasa jalankan pengecekan USG tiap mengunjungi dokter kandungan. Tapi perihal ini kemungkinan tak berlaku sekiranya kehamilan Anda juga yang berisiko tinggi. Mungkin pengecekan USG bisa lebih kerap dilakukan, misalnya: tiap tiap 2 minggu atau apalagi 2 kali seminggu.

Sebaiknya ibu hamil jalankan pengecekan USG atas sepengetahuan dan izin dokter. Pasalnya, bukannya tak akan ada risiko yang bisa mengintai janin.
“Memang ada risiko seperti dampak mekanik dan suhu. Tapi pengecekan USG tidak lama dan ada batas profil keamanan terhadap mesin USG yang disebut “Mechanical Inde” atau “Thermal Index”,” tulis dr Darrell.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *